Monday, 2 December 2013

Sepuluh Manfaat dan Khasiat Buah Pir untuk Kesehatan Tubuh

Sepuluh Manfaat dan Khasiat Buah Pir untuk Kesehatan Tubuh
Pir adalah sebutan untuk pohon dari Genus Pyrus. Beberapa spesies pohon pir menghasilkan buah yang enak dimakan karena mengandung banyak air dan juga rasa yang manis. Ada alasan mengapa buah pir sangat disukai banyak orang. Di balik buah yang berwarna kuning agak kecoklatan dan memiliki bintik-bintik coklat ini, selain rasanya yang lezat, buah ini juga kaya akan nutrisi dan kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh kita. Bayangkan, jika 1 buah apel hanya mengandung 3 gram serat, pir mengandung 6 gram. Ini berarti 1 buah pir mengandung 20 persen asupan serat yang disarankan untuk dikonsumsi dalam sehari. Buah pir juga bebas lemak, bebas kolesterol, bebas sodium, dan kaya akan vitamin C, K, dan kromium.
Berikut beberapa manfaat yang bisa kita dapatakan dari buah pir :
  1. Melancarkan kerja sistem pencernaan. Pektin dan serat yang banyak terdapat dalam buah pir bisa membantu menghentikan diare dan tanin dapat melancarkan saluran pencernaan.
  2. Mencegah dehidrasi. Pir adalah jenis buah yang memiliki kandungan air yang tinggi sehingga dapat memenuhi asupan cairan di dalam tubuh.
  3. Membantu menurunkan kolesterol. Buah pir memiliki kandungan pektin yang tinggi. Itulah yang membuatnya ampuh untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Pektin menyerap lemak di usus sebelum mereka diserap melalui aliran darah. 
  4. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Pir mengandung banyak vitamin seperti A, K, C, B2, kalsium B3, B6, mineral, magnesium, kalium, dan tembaga. Jadi, buah pir sangat bagus untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.
  5. Tidak memiliki efek samping. Bagi Anda yang memiliki masalah kepekaan terhadap makanan, pir adalah jenis buah hypoallergenic, yang tidak memiliki efek samping bagi penderita alergi tertentu.
  6. Mencegah kanker. Kandungan asam hydroxycinnamic yang ditemukan dalam pir dapat mencegah kanker perut dan paru-paru.
  7. Melawan Alzheimer. Menurut penelitian terbaru dari Cornell University, kulit pir mengandung antioksidan quercetin yang dapat melawan penyakit Alzheimer. Jadi, sebaiknya Anda makan pir dengan kulitnya.
  8. Mencegah Osteoporosis. Pir mengandung boron yang dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan kalsium, yang dapat mencegah osteoporosis.
  9. Meredakan sakit tenggorokan. Buah pir ternyata juga memiliki khasiat yang baik untuk meredakan sakit tenggorokan. Buat jus pir dengan campuran madu serta minum hangat-hangat untuk membantu tenggorokan lega seperti semula.
  10. Menjaga kesehatan usus. Mengkonsumsi buah pir secara langsung tanpa harus dijus ternyata memiliki manfaat yang lebih optimal terutama untuk menjaga kesehatan usus.
Manfaat terbesar buah pir terdapat pada kulitnya. Karena itu, sebaiknya tidak mengupas kulit pir jika kita ingin mengonsumsinya. Kebanyakan serat yang terkandung di pir terdapat di kulitnya, termasuk quercetin, yakni zat antioksidan dan flavonoid yang memiliki efek anti radang. Meski zat tersebut tak sebanyak yang dimiliki apel dan bawang bombai, namun masih merupakan nutrien yang baik dari pir. Selain itu, buah pir juga memiliki folat, yang telah terbukti bisa mencegah cacat pada saraf bayi. Maka Wanita yang hamil disarankan untuk mengonsumsi buah pir. Mereka yang memiliki masalah dengan alergi makanan juga disarankan untuk mengonsumsi buah pir karena aman dan tidak mengakibatkan alergi.


Tips Memilih Buah Pir
Saat akan memilih buah pir, pilihlah yang tidak memar (biru karena terantuk), terpotong, sudah berwarna kecoklatan, atau pun yang terlihat masih muda. Pir yang sudah cukup matang akan terasa lembut ketika ditekan dengan jari. Jika Anda membeli buah pir dan baru akan mengonsumsinya beberapa hari setelah dibeli, pilihlah yang masih keras. Begitu pun jika Anda akan menggunakannya untuk dibuat bahan kue panggang. Buah pir yang sudah matang harus dikonsumsi dalam waktu sehari atau dua hari.
Biarkan buah pir matang dalam kondisi udara ruangan. Jika ingin membuatnya cepat matang, sandingkan dengan buah apel. Buah apel melepaskan gas etilen ke udara, yang membuat buah-buahan lain di sekitarnya matang lebih cepat. Untuk mendapatkan efek antioksidan terbaik, konsumsi pir ketika ia berada dalam kondisi paling matang.

Semoga bermanfaat.

Thursday, 28 November 2013

Solusi Ampuh Meringankan Beban Pikiran

sedih adalah sifat manusiawi

Solusi ampuh yang agak klise untuk meringankan beban pikiran adalah menangis. 
Jangan bendung setiap air mata yang keluar dari mata ini. 
Perdengarkan tangisanmu pada orang-orang terkasih di sekelilingmu. 
Dan mengadulah kepada Allah dengan tangisanmu. 
Katakanlah kepada-Nya bahwa saat ini kamu sedang membutuhkan perhatian dan penghiburan. 
Menangislah dengan lepas karena itu akan menjadi pelipur lara.

Success is not Accident

Saya kira semua sepakat bahwa kesuksesan, apapun definisinya menurut Anda, tidak ada yang terjadi secara kebetulan. Tidak pula turun serta merta dari langit. Success is not accident!. Kesuksesan yang diraih seseorang adalah buah dari perjalanan panjang orang tersebut dalam mewujudkannya. Kesuksesan adalah sebuah perjalanan panjang selangkah demi selangkah, setahap demi setahap, semenjak seseorang memutuskan untuk menentukan cita-citanya dan bersedia untuk “membayar harga” yang setimpal.

Apapun profesi yang sedang Anda jalani saat ini, apakah itu sebagai pelajar, karyawan, atau apapun, pastinya selalu mendambakan mencapai prestasi tertinggi. Betul nggak?

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. ”(QS. Ali Imran : 110)

Sebagai bagian dari khairu ummah­ (ummat terbaik) seperti yang ditetapkan oleh Allah SWT, setiap kita dituntut untuk menjadi yang terbaik di posisinya masing-masing. Oleh karena itu, jangan Cuma “sekedar berusaha”, tapi harus lebih jauh dari itu, berusaha secara optimal supaya prestasi tertinggi dalam kancah kehidupan kita saat ini dan nanti di masa depan benar-benar bisa diraih.

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya..” (QS. At-Tiin:4)

Selain mendapatkan kepercayaan dari Allah SWT sebagai khairu ummah, kita juga diciptakan oleh Allah SWT sebagai sebaik-baik makhluk, sebaik-baik bentuk, sebaik-baik kondisi, dan sebaik-baik sarana. Ada potensi dahsyat dan hebat yang Allah berikan sebagai modal dasar kita sebagai manusia. Tetapi, modal dasar tersebut tidak akan berfungsi secara optimal selama kita tidak mendayagunakannya. Itulah yang saya sebut diatas dengan “membayar harga” sebuah kesuksesan.

Permasalahannya, seringkali mental kita terjebak dan terperangkap kepada mitos yang menyatakan bahwa keberhasilan seseorang itu tergantung kepada nasib. Kalau nasibnya mujur ya mujur, kalau nasibnya sial ya sial. Banyak orang yang sudah menjadikan nasib sebagai “kambing hitam” untuk keberhasilan yang gagal diraihnya.

Anak Hebat, dalam hidup ini Anda sendirilah yang paling menentukan perasaan, pikiran, dan tindakan Anda. Bukan orang lain. Banyak kok cerita-cerita inspiratif yang mengisahkan seseorang yang terlahir dari keluarga miskin, tidak punya akses pendidikan yang memadai, bahkan hidup di lingkungan yang memprihatinkan, tapi kemudian ia bisa menjadi seorang ilmuwan ternama, dokter yang disegani, atau pimpinan perusahaan yang dihormati. Di kisah lain kita juga sering menyimak begitu banyak anak yang terlahir dari keluarga kaya raya, akses pendidikan begitu terbuka lebar, punya fasilitas lengkap, tapi kemudian ia malah tumbuh menjadi seorang anak durhaka, pendidikannya tidak beres, atau hidupnya hancur penjadi pecandu narkoba dan terjerumus pergaulan bebas. Kenapa situasi seperti ini bisa terjadi? Karena, setiap orang memiliki tanggung jawab masing-masing dalam memberi makna dalam hidupnya. Kita sendirilah yang paling bertanggung jawab akan seperti apa kehidupan kita di masa depan.

Semoga tulisan singkat dan sederhana ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua di dunia dan akhirat. Selamat berjuang! sumber

Sunday, 3 November 2013

Wasiat Emas Imam Abu Hanifah Kepada Muridnya

Imam Abu Hanifah adalah salah satu diantara empat imam ahli hadits yang terkenal pada zamannya. Keluasan ilmunya dan kebijaksanaan keputusannya, dan kecantikan budi pekertinya sudah tidak diragukan lagi. Berikut ini beberapa nasihat emas yang beliau sampaikan kepada murid-muridnya. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari wasiat emas yang beliau sampaikan untuk kehidupan sehari-hari.
  • Jika kamu salah dalam berinteraksi dengan masyarakat, mereka akan menjadi musuhmu, sekalipun mereka bapak dan ibumu. Tapi jika kamu berinteraksi dengan baik sekalipun mereka bukan kerabatmu akan menjadi bapak dan ibumu.
  • Jika kamu telah masuk Basrah, orang akan menjemput, mengunjungi serta mengetahui dengan persis hak-hak kamu. Maka posisikan tiap-tiap individu sesuai dengan kedudukan mereka. Hormatilah orang-orang terhormat, muliakanlah para ulama, hormatilah orang-orang tua, bersahabatlah dengan lemah lembut, dekatilah orang-orang awam, pergaulilah orang-orang baik, jangan menghina siapapun, jangan membuka rahasia kamu kepada siapapun, jangan mempercayai siapapun sebelum kamu mengujinya, dan jangan menerima hadiah.
  • Sebaiknya kamu mengikuti kemauan masyarakat, sabar, baik budi pekerti,  berlapang dada, berpenampilan baik, perbanyak memakai minyak wangi, berlemah lembut, tidak banyak mencela sehingga sulit untuk berbuat adil. Peliharalah shalatmu, sedekahkan makananmu, karena orang bakhil  tidak akan bisa dijadikan pemimpin, serta kunjungilah orang yang mengunjungimu.
  • Berbuat baiklah terhadap orang yang berbuat baik, bahkan terhadap orang yang berlaku jelek padamu. Carilah ilmu dan beramar ma’ruf. Tinggalkan seluruh orang yang menyakitimu, jenguklah sendiri temanmu yang sakit, cari tahu temanmu yang lama tak kau jumpai. Terhadap kawanmu yang tidak mau tahu tentang kamu jangan sampai kamu tidak mau tahu tentang dia. Sambunglah silaturahmi terhadap orang yang memutuskannya. Hormati siapapun yang datang kepadamu. Ucapkan selamat pada kawanmu yang sedang mendapat kebahagiaan. Ikutlah berbelasungkawa terhadap yang sedang ditimpa musibah, dan terhadap yang tertimpa musibah kamu ikut merasakan sakit bersamanya.
  • Siapapun yang mendorongmu untuk bangkit maka bangkitlah bersamanya. Tolonglah siapapun yang meminta pertolonganmu. Tunjukanlah empatimu terhadap masyarakat sebisa yang kamu mampu, dan tebarkanlah salam.
  • Perlakukan manusia sebagaimana engkau memperlakukan diri sendiri. Ridha-lah seperti kamu ridha terhadap dirimu sendiri. Mintalah pertolongan kepada dirimu dengan menjaganya dan mengontrol kondisinya. Janganlah membebani manusia dengan sesuatu yang tidak mereka bebankan kepadamu. Pakailah kejujuran, kedepankan niat baik, buanglah kecongkakak jauh-jauh. Jangan sekali-kali kamu berkhianat walaupun mereka mengkhianatimu, pegang teguhlah kesetiaan dan ketaqwaan, Allah selalu bersamamu.